Thursday, November 5, 2015

MENTARI PAGI 5 NOVEMBER 2015, by HIMA AE Universitas MH.Thamrin

Market Index Change Chg (%)
FTSE ST (Singapore) 2,999.56 25.15 0.85%
NIKKEI 225 (Jepang) 18,683.24 N/A N/A
HANG SENG (Hong Kong) 22,568.43 198.39 0.89%
SSE Comp (China) 3,316.70 -8.39 -0.25%
  3,434.34    
DJIA (USA) (DOWI) 17,867.58 -50.57 -0.28%
S&P 500 (SPX) 2,102.31 -7.48 -0.35%
Rupiah (USD/IDR)  Rp           13,550 0.00 0.00%
US Dollar Index (DXY)  $               97.89 0.71 0.00%
Crude Oil (WTI) (CL1!)  $              46.46 0.14 0.30%
Gold (XAU/USD)  $           1,109.50 1.60 0.14%
Coal (QL1!)  $               45.05 0.17 0.41%
Crude Palm Oil (CU1!)  $             554.50 15.50 2.88%
EUR/USD  $            1.08631 0.00000 0.00%
USD/JPY  ¥            121.543#-0.009 0.06%
       
Sumber: IDX, Bloomberg dan TradingView
    
UPDATE IHSG
Rabu, 4 November 2015
HIGH           : 4.612,56
LOW            : 4.560,38
CLOSE         4.612,56 (+1,75%)

Trading Value by Investor Type
(Rabu, 4 November 2015)
Tidak dapat menampilkan karena gangguan server
Total sepanjang 2015:
Tidak dapat menampilkan karena gangguan server

PASAR DUNIA
pasdun5nov

OVERVIEW
ovw5nov

ANALISA IHSG :
2015Oct COMPOSITE 1280x720
KENAIKAN IHSG MULAI DIBAYANGI PROFIT TAKING
          Pada perdagangan Rabu (4/11/2015), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 79,479poin (1,75%) ke angka 4.612,565.
Sepanjang perdagangan Rabu, indeks mencapai level tertingginya di 4.612,565atau menguat 79,479poin dan mencapai level terendahnya 4.560,380atau menguat 27,294poin.
Pada hari ini IHSG kami proyeksikan berpotensi menguat namun kami melihat kemungkinan kenaikannya mulai terbatas dikarenakan beberapa hal, antara lain karena indeks Dow Jones dan EIDO yang masing-masing melemah sebesar -0,28% dan -1,12%, namun investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih sebesar Rp 267,01miliar pada perdagangan kemarin, waspadai aksi profit taking yang dapat terjadi pada hari ini karena IHSG sudah menguat dalam 3 hari terakhir. Dari analisa teknikal candle IHSG membentuk white marubozu yang menandakan sepanjang perdagangan IHSG berada dalam zona hijau. MACD terlihat akan terjadi golden cross, serta stochastic terlihat sudah bergerak naik menuju area overbought.

TOP TRADE
TOP TRADE 5 NOVEMBER

HOT NEWS
Panggil Dirjen Pajak ke Istana, Jokowi Khawatir Soal Penerimaan Negara.
Diketahui per 29 Oktober, penerimaan baru mencapai Rp 758 triliun atau sekitar 58,6% dari target dalam APBN Perubahan 2015, yang sebesar Rp 1.295 triliun. "Saya memberi angka ke Pak Presiden dan Pak Menteri itu, untuk jaga-jaga mitigasi bahwa kita hanya akan tercapai hitungan apesnya 85%. Itu harus dimitigasi. Itu nilainya sekitar Rp 160 rriliun," tukas Sigit. (detik)
Dollar Perkasa Didorong Pernyataan Gubernur The Fed.
Kurs dollar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada pagi ini, setelah Gubernur The Fed, Janet Yellen, mengatakan sehatnya perekonomian negara itu bisa membenarkan kenaikan suku bunga pada akhir 2015. Yellen mengatakan kepada Kongres, Rabu, bahwa "Desember akan menjadi sebuah kemungkinan awal" untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve berikutnya, karena ekonomi Amerika Serikat "berkinerja cukup baik," demikian laporanXinhua, di New York, Kamis (5/11) dini hari WIB. (ipotnews)

 

Jika Terbukti 'Goreng' Saham, Sekawan Terancam Dikeluarkan dari Bursa"AB (anggota bursa) sudah kita periksa satu-satu. Yang jelas, dari indikasi yang ada, broker ini nggak KYS (know your customer). Harusnya kan tahu sama kliennya," kata Tito ditemui di gedung BEI. Bagi emiten, lanjutnya, juga bisa terkena sanksi dikeluarkan dari bursa (delisting), jika pemegang sahamSIAPbenar-benar terbukti melakukan goreng dan gadai saham, dan dilakukan secara terstruktur oleh emiten. (detik)

 

BEI Yakin "Nabung Saham" Lebih Populer Dari Program Tabanas.

Ipotnews - Upaya PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperdalam pasar keuangan melalui program "Yuk Nabung Saham" diyakini mampu menggeser minat investor perbankan untuk beralih ke produk saham.

"Kami harapkan dan meyakini kampanye `Yuk Nabung Saham` bisa sangat lebih populer dari program Tabanas dan Taska yang dahulu," kata Direktur Utama BEI, Tito Sulistio di Gedung BEI Jakarta, Rabu (4/11).

Tito menilai, program Tabungan Pembangunan Nasional dan Tabungan Asuransi Berjangka di masa Orde Baru cukup populer dan minati masyarakat. "Bahkan, program Yuk Nabung Saham akan bisa sangat populer seperti program Keluarga Berencana," imbuhnya.

Dia mengatakan, salah satu program untuk mendukung kampanye tersebut, BEI berencana menggelar Investor Summit and Capital Market Expo (ISCME) 2015 di Gedung BEI Jakarta pada 9-13 November 2015.

"Acara ini akan menghadirkan 81 emiten untuk melakukan public expose. ISCME diselenggarakan secara rutin setiap tahun untuk memantapkan posisi dan peran pasar modal," tuturnya.

Tito mengungkapkan, program Yuk Nabung Saham berskala nasional ini tidak semata-mata bertujuan menambah jumlah investor baru dan investor aktif, namun untuk menanamkan kebutuhan berinvestasi di pasar modal.

Lebih lanjut dia menyebutkan, untuk menyukseskan program ini BEI menggandeng seluruh emiten, sekuritas, manajer investasi dan seluruh galeri investasi dan para pelaku pasar.

 

REKOMENDASI SAHAM
  1. Rekomendasi saham Pakuwon Jati Tbk (PWON)
 PWON
ALASAN:
  1. Karna pada saham PWON telah terjadi pembalikan arah dari Bearish menuju bullish, dimana candle sudah enembus upline dari trend bearishnya dan akan masih bergeraak naik melanjutkan kenaikannya pada hari kemarin yakni sekitar0,9%
  2. Terjadinya goldencross (lingkaran hijau) yakni indikasi yang kuat untuk pembalikan arah menuju kenaikan harga.
  3. Jika harga turun maka waktu paling lambat untuk menjualnya adalah dimana saat candle sudah menyentuh upline daritrend tersebut.
Daily Trading Startegy :
Buy                  : Rp 452 – Rp 455      
Target Price    : Rp 565 (Resistance 1)
Stop Loss        : Rp 381 (Support 1) / saat candle mulai menyentuh upline dari trend tersebut.

2. Rekomendasi saham Kalbe Farma Tbk (KLBF)
 KLBF
ALASAN:
  1. Closing di atas Tenkan-sen dan Kijun-sen
  2. Chikou-span di atas harga
  3. Closing di atas Kumo Cloud
  4. Stochastic Golden Cross
  5. MACD Potensial Golden Cross
Daily Trading Startegy :
Buy                  : Rp1435 – Rp1465     
Target Price    : Rp1610 (Resistance 1)
Stop Loss        : Rp1370 (Support 1)
Team Mentari Pagi, dikreasikan oleh :
1. Sienna Sofiadi
2. Arif Budiman
3. Fadli Rijal
4. Maria Elvani Situmorang
5. Sukma Dermawan
6. Ellyana Saraswati
7. Riski Afriola
8. Priscilla Erick Setyawan
9. Liani Saputri 
"The best way out is always through." - Robert Frost
You can't get much done in life if you only work on the days when you feel good. -Jerry West
Sometimes you have to lose the battle to win the war.
Uraian informasi, data – data, pendapat, saran atau rekomendasi maupun ilustrasi atau material apapun yang terdapat didalam dokumen ini seluruhnya mewakili pendapat dari “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” Universitas MH.Thamrin. Seluruh data dan penilaian berasal dari sumber yang kami anggap benar juga dapat diandalkan, namun “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak dapat menjamin keakuratan dan kelengkapannya. “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak terikat apapun dari penggunaan dokumen ini. Dokumen ini semerta-merta hanya untuk sebagai gambaran investasi yang tidak mengikat para investor atau para calon investor dan “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak menjamin atas ketepatan dari hasil riset ini. Keputusan untuk berinvestasi sepenuhnya berada ditangan investor atau calon investor, kami berharap investor atau calon investor dapat merencanakan investasinya dengan cerdas.

No comments:

Post a Comment