Tuesday, November 10, 2015

MENTARI PAGI 10 NOVEMBER 2015, by HIMA AE Universitas MH.Thamrin

Market Index Change Chg (%)
FTSE ST (Singapore) 2,997.72 -12.75 -0.42%
NIKKEI 225 (Jepang) 19,642.74 377.14 1.93%
HANG SENG (Hong Kong) 22,726.77 -140.56 -0.61%
SSE Comp (China) 3,646.88 58.85 1.58%
  3,434.34    
DJIA (USA) (DOWI) 17,730.48 -179.85 -1.00%
S&P 500 (SPX) 2,078.58 -20.62 -0.98%
Rupiah (USD/IDR)  Rp           13,645 0.00 0.00%
US Dollar Index (DXY)  $               99.01 0.01 0.01%
Crude Oil (WTI) (CL1!)  $               44.12 0.25 0.58%
Gold (XAU/USD)  $          1,092.53 0.22 0.02%
Coal (QL1!)  $               42.02 0.00 0.00%
Crude Palm Oil (CU1!)  $             546.75 7.00 1.30%
EUR/USD  $           1.07536 0.00030 0.03%
USD/JPY  ¥            123.181#0.017 0.01%
       
Sumber: IDX, Bloomberg dan TradingView    

      
UPDATE IHSG
Senin, 10 November 2015
HIGH           : 4.555,570
LOW            : 4.491,042
CLOSE         : 4.499,507 (-1,468%)

Trading Value by Investor Type
(Senin, 10 November 2015)
Investor Asing: 1,8 Triliun (44%)
Investor Lokal: 2,3 Triliun (56%)
Total sepanjang 2015:
Investor Asing: 528,9 Triliun (43%)
Investor Lokal: 701,5 Triliun (57%)

PASAR DUNIA

OVERVIEW
ovw10nov

ANALISA IHSG :
2015Nov COMPOSITE 1280x720
SENTIMEN THE FED, IHSG BERPOTENSI MELEMAH
          Pada perdagangan Senin (9/11/2015), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 67,045poin (1,47%) ke angka 4.499,507.Sepanjang perdagangan Senin, indeks mencapai level tertingginya di 4.555,570atau melemah 10,982poin dan mencapai level terendahnya 4.491,042atau melemah 75,510poin.
Pada hari ini IHSG kami proyeksikan berpotensi melemah dikarenakan beberapa hal, antara lain indeks Dow Jones dan EIDO yang masing-masing ditutup melemah sebesar –1%dan -4,35%, hal ini merespon spekulasi kemungkinan rencana kenaikan suku bunga The Fed pada desember nanti setelah rilis data ketenagakerjaan AS yang hasilnya diatas prediksi. Asing masih tercatat beli bersih sebesar Rp 87,78miliar. Dari analisa teknikal, pergerakan candle IHSG menembus garis EMA yang menandakan adanya potensi pelemahan lanjutan, MACD terlihat muncul histogram negatif serta stochastic terlihat bergerak turun.

TOP TRADE
TOP TRADE 10 Nov

HOT NEWS
Pembangunan Perumahan (PTPP) Kantongi Kontrak Baru Rp18,6 Triliun.
Menjelang akhir tahun, perusahaan konstruksi milik negara PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. mengantongi kontrak baru senilai Rp18,6 triliun atau sekitar 68,8% dari target Rp27 triliun sepanjang tahun ini. Kontrak tersebut berasal dari sejumlah proyek pembangkit listrik dan infrastruktur.(bisnisi)
PMN Ditunda, WIKA Kaji Privat Placement Rp 2,8 T.
Emiten konstruksi pelat merah PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mengkaji untuk menerbitkan saham baru lewat mekanisme privat placement sebesar Rp 2,8 triliun tahun depan. Ini dilakukan untuk mengantisipasi penundaan PMN 2016 sebesar Rp 4 triliun. penundaan PMN tersebut akan mempengaruhi pencapaian laba bersih tahun depan karena beban perseroan akan bertambah akibat bunga utang. Dengan adanya PMN,WIKA [2,730-155 (-5,4%)]menargetkan bisa meraup laba bersih Rp 1 triliun. Sementara tanpa PMN, perseroan hanya akan bisa mengantongi net profit Rp 700 miliar- Rp 800 miliar. (kontan)
Darmin: Paket Kebijakan Jokowi Bikin Rupiah Tertinggi di ASEAN.
Rupiah memang sempat mendapat predikat terburuk di Asia bersama ringgit Malaysia dan rupee India. Salah satu penyebabnya adalah rencana The Federal Reserve (The Fed) menaikkan tingkat suku bunga. Melambatnya perekonomian global juga menjadi faktor penguatan dolar AS terhadap mata uang negara-negara Asia. Bulan lalu dolar AS sempat menyentuh titik tertingginya di Rp 14.800-an. Namun kini dolar AS sudah bergerak di kisaran Rp13.400-13.700. Penguatan drastis terjadi hanya dalam hitungan hari pada Oktober lalu. (detik)

Kunjungan Bersejarah, Presiden Italia Bawa Kontrak Investasi Rp 15 T ke RI.

Presiden Italia, Sergio Mattarella hari ini berkunjung ke Indonesia, dan bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mattarela langsung membawa sekitar 30 pengusaha asal Italia, yang nantinya akan menandatangani kontrak kerja sama senilai US$ 1,055 miliar, atau sekitar Rp 15 triliun.
"Kunjungan ini sangat bersejarah, ini kunjungan pertama dalam waktu 66 tahun. Baru saja membahas bilateral di bidang ekonomi. Kunjungan ini juga sekaligus delegasi bisnis 30 orang dari Italia dengan kontrak senilai US$1,055 miliar," ujar Jokowi, usai pertemuan di Istana Negara, Jakarta, Senin (9/11/2015).
Kontrak kerja sama tersebut akan meliputi banyak sektor, di antaranya adalah terkait dengan bidang logistik, energi dan infrastruktur, serta otomotif. Kerja sama ini akan memberikan keuntungan untuk Indonesia dan Italia ke depannya.
"Ini terdiri dari kerja sama baru di bidang logistik, energi dan infrastruktur, serta bidang otomotif," imbuhnya.
Tercatat adanya peningkatan perdagangan dari setiap waktunya. Akhir 2014 tercatat total perdagangan mencapai US$ 4,01 miliar, dan investasi dari perusahaan yang berasal dari Italia di Indonesia mencapai US$ 63,02 juta, serta 68.000 wisatawan
 yang sudah datang ke tanah air.
"Selain itu juga kita bahas beberapa isu penting yang terjadi di Italia dan Eropa pada umumnya,"
 terang Jokowi. (detik)

 

REKOMENDASI SAHAM
Untuk hari ini tidak ada rekomendasi saham. Sampai jumpa di rekomendasi saham esok hari:)

Team Mentari Pagi, dikreasikan oleh :
1. Sienna Sofiadi
2. Arif Budiman
3. Fadli Rijal
4. Maria Elvani Situmorang
5. Sukma Dermawan
6. Ellyana Saraswati
7. Riski Afriola
8. Priscilla Erick Setyawan
9. Liani Saputri 
I BELIEVE IN BEING STRONG WHEN EVERYTHING SEEMS TO BE GOING WRONG. -Audrey Hepburn
The superior man is modest in his speech, but exceeds in his actions." – Confucius
The richest man is not he who has the most, but he who needs the least. – Unknown
When you talk, you are repeating what you already know. But if you listen, you may learn something new.
Uraian informasi, data – data, pendapat, saran atau rekomendasi maupun ilustrasi atau material apapun yang terdapat didalam dokumen ini seluruhnya mewakili pendapat dari “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” Universitas MH.Thamrin. Seluruh data dan penilaian berasal dari sumber yang kami anggap benar juga dapat diandalkan, namun “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak dapat menjamin keakuratan dan kelengkapannya. “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak terikat apapun dari penggunaan dokumen ini. Dokumen ini semerta-merta hanya untuk sebagai gambaran investasi yang tidak mengikat para investor atau para calon investor dan “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak menjamin atas ketepatan dari hasil riset ini. Keputusan untuk berinvestasi sepenuhnya berada ditangan investor atau calon investor, kami berharap investor atau calon investor dapat merencanakan investasinya dengan cerdas.

No comments:

Post a Comment