Friday, October 30, 2015

Mentari Pagi (Analisa 30 Oktober 2015) by HIMA AE, Univ.MH.Thamrin



Market Index Change Chg (%)
FTSE ST (Singapore) 3.001,51 -39,00 -1,28%
NIKKEI 225 (Jepang) 18.935,71 32,69 0,17%
HANG SENG (Hong Kong) 22.819,94 -136,63 -0,60%
SSE Comp (China) 3.387,32 12,12 0,36%
3.434,34
DJIA (USA) (DOWI) 17.680,00 -4,00 -0,02%
S&P 500 (SPX) 2.083,50 0,50 0,02%
Rupiah (USD/IDR)  Rp           13.625 0,00 0,00%
US Dollar Index (DXY)  $               97,20 -0,02 -0,02%
Crude Oil (WTI) (CL1!)  $               46,65 -0,41 -0,89%
Gold (XAU/USD)  $           1.147,26 1,29 0,11%
Coal (QL1!)  $               41,88 0,00 0,00%
Crude Palm Oil (CU1!)  $             551,75 4,50 0,82%
EUR/USD  $           1,09882 0,00128 0,12%
USD/JPY  ¥           120,953 # -0,155 -0,02%







Sumber: IDX, Bloomberg dan TradingView






 UPDATE IHSG

Kamis, 29 Oktober 2015
HIGH           : 4.605,762
LOW            : 4.472,021
CLOSE        : 4.472,021 (-2,967%)


Trading Value by Investor Type
(Kamis, 29 Oktober 2015)

Investor Asing: 2,4 Triliun (40%)
Investor Lokal: 3,5 Triliun (60%)

Total sepanjang 2015:
Investor Asing: 515,0 Triliun (43%)
Investor Lokal: 681,7 Triliun (57%)

PASAR DUNIA

OVERVIEW

ANALISA IHSG 


IHSG RAWAN PELEMAHAN
                             
Pada perdagangan Kamis (29/10/2015), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 136,719 poin (2,97%) ke angka 4.472,021.
Sepanjang perdagangan Kamis, indeks mencapai level tertingginya di 4.605,762 atau melemah 2,978 poin dan mencapai level terendahnya 4.472,021 atau melemah 136,719 poin.

Pada hari ini IHSG kami proyeksikan berpotensi kembali melemah dikarenakan beberapa hal, antara lain indeks Dow Jones serta EIDO yang ditutup masing-masing melemah sebesar -0,13% dan -3,52%, dan kembali terjadinya aksi jual asing sebesar Rp 998,80 miliar dapat menjadi sentimen negatif pada hari ini, ditambah dengan rilis laporan keuangan Q3 dari beberapa emiten yang mencatatkan kinerja yang kurang positif sehingga membuat banyak pelaku pasar melepas sahamnya. Dari analisa teknikal, candle IHSG membentuk red marubozu yang menandakan sepanjang perdagangan IHSG berada dalam zona merah, EMA 13 juga bergerak kebawah mendekati EMA 34 serta candle IHSG sudah break garis EMA 34, MACD terlihat sudah terjadi deathcross (lingkaran biru), stochastic terlihat bergerak turun.


TOP TRADE
 
HOT NEWS
 
Pertumbuhan Ekonomi Amerika Di Bawah Ekspektasi, Dollar Terjungkal


Kurs dollar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama pada pagi ini, karena investor menimbang kemungkinan kenaikan suku bunga tahun 2015 ditentukan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat yang lemah pada kuartal ketiga.


Produk domestik bruto (PDB) riil AS tumbuh pada tingkat tahunan 1,5 persen pada kuartal ketiga, turun dari kenaikan 3,9 persen yang direvisi pada kuartal kedua, gagal memenuhi ekspektasi pasar sebesar 1,7 persen, Departemen Perdagangan mengatakan Kamis, demikian laporan Xinhua, di New York, Jumat (30/10) dini hari WIB.

Pada basis tahun-ke-tahun, perekonomian meningkat dua persen pada kuartal ketiga, merupakan ekspansi paling lambat sejak kuartal pertama 2014.

Menurut Departemen Perdagangan, pertumbuhan lebih lambat pada kuartal ketiga terutama akibat penurunan dalam investasi persediaan swasta dan perlambatan ekspor, konsumsi dan pengeluaran pemerintah.

Data PDB yang suram itu mengurangi ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada akhir tahun, yang dinyalakan dalam sesi sebelumnya oleh pernyataan "hawkish" Federal Reserve.

Setelah pertemuan kebijakan moneter dua hari yang dimulai Selasa, para pejabat The Fed mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah, namun mengambil langkah yang tidak biasa untuk meninggalkan pintu terbuka guna kenaikan suku bunga pada pertemuan berikutnya pada Desember.
Sumber: ipotnews.com

REKOMENDASI SAHAM
 Pada hari ini tidak ada rekomendasi dikarenakan banyak saham yang potensial mengalami penurunan.
 

Team Mentari Pagi, dikreasikan oleh :
1. Sukma Dermawan
2. Arif Budiman
3. Fadli Rijal
4. Maria Elvani Situmorang
5. Sienna Sofiadi
6. Ellyana Saraswati
7. Riski Afriola
8. Priscilla Erick Setyawan
9. Liani Saputri 
Work for a cause not for applause 

Uraian informasi, data – data, pendapat, saran atau rekomendasi maupun ilustrasi atau material apapun yang terdapat didalam dokumen ini seluruhnya mewakili pendapat dari “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” Universitas MH.Thamrin. Seluruh data dan penilaian berasal dari sumber yang kami anggap benar juga dapat diandalkan, namun “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak dapat menjamin keakuratan dan kelengkapannya. “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak terikat apapun dari penggunaan dokumen ini. Dokumen ini semerta-merta hanya untuk sebagai gambaran investasi yang tidak mengikat para investor atau para calon investor dan “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak menjamin atas ketepatan dari hasil riset ini. Keputusan untuk berinvestasi sepenuhnya berada ditangan investor atau calon investor, kami berharap investor atau calon investor dapat merencanakan investasinya dengan cerdas.

No comments:

Post a Comment