Friday, October 23, 2015

Mentari Pagi 23 Oktober 2015





 UPDATE IHSG
Kamis, 22 Oktober 2015
HIGH           : 4.616,221
LOW            : 4.582,151
CLOSE                      : 4.584,562 (-0,449%)

Trading Value by Investor Type
(Kamis, 22 Oktober 2015)

Investor Asing: 1,7 Triliun (36%)
Investor Lokal: 3,1 Triliun (64%)

Total sepanjang 2015:
Investor Asing: 488,0 Triliun (43%)

Investor Lokal: 659,6 Triliun (57%)

 PASAR DUNIA

OVERVIEW

ANALISA IHSG

“ANGIN SEGAR”
 SIAP MEMBAWA IHSG MELAJU DI ZONA HIJAU



Pada perdagangan Kamis (22/10/2015), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 20,664 poin (0,45%) ke angka 4.584,562.
Sepanjang perdagangan Kamis, indeks mencapai level tertingginya di 4.616,221 atau menguat 10,995 poin dan mencapai level terendahnya 4.582,151 atau melemah 23,075 poin.

Pada hari ini IHSG kami proyeksikan berpotensi besar menguat dikarenakan beberapa faktor, antara lain indeks Dow Jones dan EIDO yang ditutup masing-masing menguat cukup besar yakni 1,87% dan 3,67%, serta masih tercatatnya aksi beli asing sebesar Rp 28,82 miliar. Kemudian dari dalam negeri, pemerintah kembali merilis paket kebijakan ekonomi jilid V dengan fokus pada insentif perpajakan yang diharapkan dapat menjadi sentimen positif pada hari ini. Dari analisa teknikal, MACD masih terlihat bergerak naik, namun stochastic terlihat akan turun.

TOP TRADE

HOT NEWS
Ini 2 Kebijakan Baru di Paket Jilid V Jokowi.

Jakarta -Pemerintah Joko Widodo (Jokowi) pada hari ini menerbitkan paket kebijakan ekonomi jilid V. Ada dua aturan yang diterbitkan oleh pemerintah dalam paket kebijakan ini.

Menko Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, kebijakan pertama adalah soal insentif pajak dalam revaluasi aset perusahaan, baik BUMN maupun swasta.

Selama ini, perusahaan tidak mau melakukan revaluasi aset karena tarif pajaknya cukup tinggi. Padahal bila revaluasi aset ini dilakukan, khususnya untuk aset properti, maka bisa membuat nilai aset perusahaan meningkat.

"Bila perusahaan merevaluasi, itu akan meningkatkan kapasitas mereka. Akan membuat kapasitas dan performa finansial meningkat dalam jumlah signifikan. Bahkan dia pada tahun-tahun berikutnya bisa membuat profit lebih besar," kata Darmin di Istana Negara, Jakarta, Kamis (22/10/2015).

Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro yang ikut hadir mengatakan, revaluasi aset bisa dilakukan untuk aset properti.

"Sebagian besar yang akan direvaluasi biasanya adalah tanah. Bisa dibayangkan gudang Bulog di Gatot Subroto, kalau dihitung harga itu kecil, kalau pakai harga saat ini harganya sudah beratus kali lipat, dibandingkan tahun 1970. Jadi ini dilakukan, maka nilai akan meningkat," kata Bambang.

Tarif pajak penghasilan (PPh) dalam revaluasi aset normalnya dikenakan 10%, namun dalam paket ini ada insentif potongan, sebagai berikut: 
  • Revaluasi aset hingga 31 Desember 2015, tarif PPh 3%
  • Revaluasi aset 1 Januari hingga 30 Juni 2016, tarif PPh 4%
  • Revaluasi aset 1 Juli hingga 31 Desember 2016, tarif PPh 6%
Untuk kebijakan kedua dalam paket jilid V ini adalah penghapusan pajak berganda untuk kontrak kolektif dana investasi real estate (DIRE) atau yang biasa disebut REITs (Real Estate Investment Trust). Ini merupakan surat berharga yang biasa diterbitkan perusahaan dengan jaminan atau underlying asset berupa properti atau infrastruktur.

Karena pengenaan pajak berganda ini, maka banyak perusahaan properti dan infrastruktur Indonesia menerbitkan REITs di Singapura.

"Tapi dengan PMK (Peraturan Menteri Keuangan) yang akan dikeluarkan, pajak berganda ini dihilangkan, cukup single tax," jelas Bambang.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D Hadad yang hadir menjelaskan, sejak 2007 hanya 1 perusahaan yang menerbitkan REITs di Indonesia, dan nilainya kecil. Sementara di perusahaan Indonesia yang menerbitkan REITs di Singapura mencapai Rp 30 triliun.

"Dengan fasilitas yang ada ini, dan pajak berganda dihapuskan ini mudah-mudahan bisa mendorong. Kalau ada pemain-pemain lain saya kira potensi pajak besar, dan menumbuhkan industri infrastruktur dan properti Real Estate, ini mendorong pertumbuhan ekonomi dan seterusnya. Saya mengapresiasi," kata Muliaman.

REKOMENDASI SAHAM
1.    Rekomendasi saham Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)


ALASAN:
1.     MACD Golden Cross
2.    ADX positif (Garis biru diatas garis merah)
3.    Closing di atas Tenkan-sen dan Kijun-sen
4.    Chikou-span di atas harga
5.    Closing diatas Kumo Cloud
6.    Perpindahan senkou span menjadi Senkou Span A diatas Senkou Span B


Daily Trading Startegy :
Buy                  : Rp1685 – Rp1715      
Target Price    : Rp1795 (Resistance 1)
Stop Loss        : Rp1620 (Support 1)

2. Rekomendasi saham Adhi Karya Tbk (ADHI)
ALASAN:
1.        Untuk hari ini ADHI berpotensi mengalami kenaikan walaupun kemaren sempat mengalami penurunan, yang ditandai dengan adanya pembalikan arah dari bearish menuju bullish (lingkaran biru) yang menguatkan kemungkinan untuk terus naik dan parabolic yang mempunyai sinyal kuat menuju kenaikan.
2.        Dan juga didukung oleh indikator MACD yang masih bertahan di area overbought dengan volume yang masih naik dan bagus yang makin menguatkan untuk mengalami kenaikan (lingkaran kuning)

 Trading Startegy :
Buy                  : Rp.2.260–Rp.2.290  
Target Price    : Rp.2.730
  (Resistance 1)
Stop Loss        : Rp.1.610
  (Support 1)

Team Mentari Pagi, dikreasikan oleh :
1. Sukma Dermawan
2. Arif Budiman
3. Fadli Rijal
4. Maria Elvani Situmorang
5. Sienna Sofiadi
6. Ellyana Saraswati
7. Riski Afriola
8. Priscilla Erick Setyawan
9. Liani Saputri 

Life may not be the party we hoped for, but while we're here we should dance.
Climb the mountain so you can see the world, not so the world can see you.
Forgiveness does not change the past, but it does enlarge the future.
When you make a commitment, you build hope. When you keep it, you build trust.

Uraian informasi, data – data, pendapat, saran atau rekomendasi maupun ilustrasi atau material apapun yang terdapat didalam dokumen ini seluruhnya mewakili pendapat dari “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” Universitas MH.Thamrin. Seluruh data dan penilaian berasal dari sumber yang kami anggap benar juga dapat diandalkan, namun “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak dapat menjamin keakuratan dan kelengkapannya. “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak terikat apapun dari penggunaan dokumen ini. Dokumen ini semerta-merta hanya untuk sebagai gambaran investasi yang tidak mengikat para investor atau para calon investor dan “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak menjamin atas ketepatan dari hasil riset ini. Keputusan untuk berinvestasi sepenuhnya berada ditangan investor atau calon investor, kami berharap investor atau calon investor dapat merencanakan investasinya dengan cerdas.

No comments:

Post a Comment