Friday, September 18, 2015

Mentari Pagi (Analisa 18 September 2015) by HIMA AE, Univ.MH.Thamrin

Mentari Pagi (Analisa 18 September 2015) by HIMA AE, Univ.MH.Thamrin


Market Index Change Chg (%)
FTSE ST (Singapore) 2,895.81 27.07 0.94%
NIKKEI 225 (Jepang) 18,432.27 260.67 1.43%
HANG SENG (Hong Kong) 21,854.63 -112.03 -0.51%
SSE Comp (China) 3,086.06 -66.20 -2.10%
DJIA (USA) (DOWI) 16,674.74 -65.21 -0.39%
S&P 500 (SPX) 1,990.20 -5.11 -0.26%
Rupiah (USD/IDR)  Rp          14,455 0.00 0.00%
US Dollar Index (DXY)  $              94.43 -0.89 -0.93%
Crude Oil (WTI) (CL1!)  $               46.81 -0.09 -0.19%
Gold (XAU/USD)  $           1,130.50 13.50 1.21%
Coal (QL1!)  $               42.50 0.00 0.00%
Crude Palm Oil (CU1!)  $             500.25 -8.00 -1.57%
EUR/USD  $             1.14110 -0.00177 -0.15%
USD/JPY 119.87
-0.11 0.09%



UPDATE IHSG
Kamis, 17 September 2015
HIGH           : 4.389,364
LOW            : 4.341,823
CLOSE        : 4.378,385 (+1,059%)


Trading Value by Investor Type  (Kamis, 17 September 2015)

Investor Asing: 2,0 Triliun (37%)
Investor Lokal: 3,4 Triliun (63%)

Total sepanjang 2015:
Investor Asing: 439,2 Triliun (43%)
Investor Lokal: 581,9 Triliun (57%)

Foreign net SELL 678,81 Milyar
EIDO  18,91   +0,21    +1,11%
PASAR DUNIA



OVERVIEW


ANALISA IHSG :
SENTIMEN THE FED, IHSG SIAP NAIK


Pada perdagangan Kamis (17/9/2015), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 45,872 poin (1,06%) ke angka 4.378,385. Sepanjang perdagangan Kamis, indeks mencapai level tertingginya di 4.389,364 atau menguat 56,851 dan mencapai level terendahnya 4.341,823 atau menguat 9,310 poin
Pada hari ini IHSG kami proyeksikan berpotensi menguat dikarenakan beberapa faktor, antara lain keputusan The Fed yang menunda menaikkan suku bunga AS, serta indeks EIDO yang ditutup menguat, walaupun pada perdagangan kemarin asing masih mencatatkan net sell sebesar Rp 678,81 miliar, namun diharapkan sentimen The Fed dapat menjadi angin segar untuk pergerakan IHSG hari ini. Dari analisa teknikal, candle IHSG mencoba melewati garis EMA 13, MACD terlihat muncul histogram positif serta stochastic juga terlihat akan berbalik arah naik.


TOP TRADE

HOT NEWS

The Fed tetap tahan suku bunga mendekati 0%

Dalam pernyataan resminya Kamis (17/9), the Fed memutuskan untuk tidak menaikkan suku bunga acuan pada September. Dengan demikian, bank sentral Amerika ini tidak pernah menaikkan suku bunga hampir satu dekade lamanya. Alhasil, suku bunga AS tetap mendekati level 0% sejak krisis finansial terjadi pada Desember 2008.
Ada beberapa alasan yang disinyalir mendasari keputusan the Fed tersebut. Beberapa di antaranya kecemasan mengenai perlambatan ekonomi global, rendahnya tingkat inflasi di AS, dan pergerakan pasar saham yang volatil pada Agustus. Keputusan the Fed pada malam ini sekaligus mengonfirmasi bahwa perekonomian AS belum sepenuhnya menguat.
"Melihat perkembangan ekonomi global dan finansial belakangan ini, sepertinya aktivitas ekonomi bisa tersendat," demikian pernyataan resmi the Fed.
Berdasarkan proyeksi sejumlah ekonom, meskipun the Fed tidak menaikkan suku bunga saat ini, mayoritas anggota komite the Fed percaya bank sentral AS akan menaikkan suku bunga acuannya pada 2015 ini. Komite the Fed hanya memiliki dua kali pertemuan pada tahun ini, yaitu bulan Oktober dan Desember.

Ekonom: paket ekonomi II harus dongkrak daya beli

Dalam paket kebijakan sebelumnya, yakni September I, pemerintah merevisi dan menghapus sejumlah peraturan atau yang disebut deregulasi.
Nah, dalam paket kebijakan kali ini ekonom menilai pemerintah harus lebih fokus pada peningkatan daya beli masyarakat.
Sebab, yang diperlukan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi, salah satunya konsumsi masyarakat.
Misalnya revisi peraturan pemerintah terkait ekspor dan impor. Semuanya bertujuan agar industri nasional mendapat dorongan. Karena akan lebih kompeititif dan efisien.
Memang, pertumbuhan industri bisa memberikan dampak terhadap daya beli melalui pembukaan lapangan kerja.
Namun, itu baru dirasakan paling cepat akhir smester pertama 2016.
Emiten Siapkan Dana Buyback Rp 5 Triliun
JAKARTA. Gejolak pasar global membuat bursa domestik melemah. Harga saham rontok. Hal ini membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengambil keputusan untuk menerbitkan kembali kebijakan buyback tanpa persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS).

Noor Rachman, Deputi Komisioner bidang Pasar Modal OJK menyebutkan, hingga saat ini ada 19 perusahaan yang telah memberikan informasi untuk menjalankan rencana korporasi tersebut. "Total perkiraan dana yang akan dikeluarkan sebesar Rp 5 triliun," ujarnya, Kamis (17/9).

Namun, hingga kini realisasinya baru Rp 37,32 miliar. Adapun, emiten yang sudah menarik sejumlah sahamnya dari pasar adalah PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) [570 0 (+0,0%)], PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) [520 15 (+3,0%)], dan PT Nippon Indosari Corporindo Tbk(ROTI) [1,180 5 (+0,4%)].
sumber : ipotnews.com, kontan.co.id


REKOMENDASI SAHAM

1.    Rekomendasi saham Elnusa Tbk (ELSA)

ALASAN:
1.     Closing Candle berada diatas Exponential Moving Average 50
2.    Closing Candle ELSA berada diatas Tenkan-sen dan Kijun-sen
3.    Chikou span berada diatas Candle ELSA
4.    MACD Golden Cross
5.    ELSA breakout downtrend resistance


Daily Trading Startegy :
Buy                 : Rp421 – Rp427
Target Price    : Rp640 (Resistance 1)
Stop Loss        : Rp233 (Support 1)


2.     Vale Indonesia Tbk (INCO)
ALASAN:   
1.    Closing Candle INCO berada diatas Tenkan-sen dan Kijun-sen
2.  MACD Golden Cross


Daily Trading Startegy :
Buy                 : Rp1615 – Rp1645
Target Price    : Rp2135 (Resistance 1)
Stop Loss        : Rp1305 (Support 1)

 Team Mentari Pagi, dikreasikan oleh :
1. Sukma Dermawan
2. Arif Budiman
3. Fadli Rijal
4. Maria Elvani Situmorang
5. Sienna Sofiadi
6. Ellyana Saraswati
7. Riski Afriola
8. Priscilla Erick Setyawan
9. Liani Saputri 
Be smart enough to hold on, be brave enough to let go.

When you truly believe in what you are doing, it shows. And it pays. Winners in life are those who are excited about where they're going.

Train your mind to see the good in everything.

I used to believe that prayer changes things, but now I know that prayer changes us and we change things.

Uraian informasi, data – data, pendapat, saran atau rekomendasi maupun ilustrasi atau material apapun yang terdapat didalam dokumen ini seluruhnya mewakili pendapat dari “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” Universitas MH.Thamrin. Seluruh data dan penilaian berasal dari sumber yang kami anggap benar juga dapat diandalkan, namun “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak dapat menjamin keakuratan dan kelengkapannya. “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak terikat apapun dari penggunaan dokumen ini. Dokumen ini semerta-merta hanya untuk sebagai gambaran investasi yang tidak mengikat para investor atau para calon investor dan “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak menjamin atas ketepatan dari hasil riset ini. Keputusan untuk berinvestasi sepenuhnya berada ditangan investor atau calon investor, kami berharap investor atau calon investor dapat merencanakan investasinya dengan cerdas.

No comments:

Post a Comment