Sunday, July 5, 2015

Investasi Saham Langkah Awal Membangun Kekayaan



Banyak orang ketika mendengar kata saham , langsung menjadi apatis, takut, berpikiran negative dsb.  Masyarakat awam berpikir, bahwa saham adalah sesuatu yang sangat elit, mewah dan tidak terjangkau oleh mereka, sebagian lagi berpendapat bahwa saham adalah sesuatu yang sangat berbahaya , bisa menyebabkan kerugian bahkan jatuh miskin alias bangkrut. 

Namun apakah ini benar ?? tentu saja tidak. Pada dasarnya membeli saham berarti kita membeli porsi kepemilikan di sebuah perusahaan yang sudah mendaftarkan perusahaannya untuk dapat dimiliki oleh public seperti perusahaan Telkom Indonesia, Indosat, Bank BRI, BCA, Mandiri, Indofood serta banyak lagi perusahaan lainnya. Tercatat ada hampir 500 perusahaan yang sudah mendaftarkan dirinya di Bursa Efek Indonesia untuk dapat dimiliki sahamnya.

Dengan harga kisaran Rp. 3000,- sampai dengan Rp. 10.000,- maka untuk membeli 1 lot (100 lembar) maka hanya dibutuhkan dana sebesar Rp.300.000 – Rp. 1.000.000 , sangat terjangkau bukan ??

Pertanyaan nya sekarang adalah kenapa kita harus berinvestasi saham?

Seperti yang kita ketahui bersama, biaya hidup saat ini semakin tinggi, harga2 bahan kebutuhan pokok selalu naik, tarif listrik naik, belum lagi biaya sekolah anak yang makin tinggi sementara itu kita semua tahu bahwa bunga tabungan tidak mampu mengejar kenaikan harga tsb.
Jika sudah demikian , bagaimana kita bisa memiliki rumah impian atau mobil impian jika untuk kebutuhan sehari-hari saja kita udah berjuang habis-habisan?
Jika menabung tidak menjadi solusi, maka investasi adalah satu-satunya cara untuk melawan  / mengimbangi kenaikan harga (inflasi)

Kenapa saham ? bukan emas ataupun property ??

Emas adalah salah satu instrument investasi yang tidak asing lagi di masyarakat kita, jamannya orang tua kita dahulu sangat gemar sekali membeli emas sebagai alternatif menabung. Emas sepertinya menjadi alternative investasi yang cukup menguntungkan tapi tunggu dulu, data statistic menunjukkan bahwa trend harga emas terus turun dari 2011 hingga 2015 saat ini. Ternyata investasi di emas pun tidak menguntungkan.

Lalu bagaimana dengan property? Dalam 5 tahun belakangan ini harga property udah naik gila-gilaan dan sangat menggiurkan, tapi disisi lain dengan harga yang sudah sangat tinggi tsb tidak semua orang mampu untuk berinvestasi di property, selain itu butuh kejelian dalam memilih lokasi property yang akan kita beli dan jika kita suatu saat butuh uang mendesak maka mendapatkan uang dari hasil jual property tidak bisa seketika, butuh waktu untuk dijual .

Akhirnya kita tiba pada pilihan Saham, dengan harga yang terjangkau serta mudah untuk diperjual belikan (liquid) maka saham menjadi pilihan investasi yang menarik. Apalagi tingkat return saham cukup tinggi yaitu sekitar 20-25% per tahun. Resiko kerugian pada saham cenderung kecil dan dapat diminimalisasi dengan keterbukaan informasi yang begitu gampang kita dapatkan di jaman globalisasi ini, ditambah lagi dengan berbagai seminar serta edukasi yang di adakan oleh Bursa Efek Indonesia maupun Perusahaan Sekuritas itu sendiri.

Bagaimana cara membeli  saham?

Untuk dapat membeli saham,maka kita harus menjadi nasabah salah satu perusahaan sekuritas yang tergabung dalam Bursa Efek Indonesia. Dengan fotocopy KTP, NPWP serta cover depan buku tabungan maka kita kemudian akan dibuatkan Rekening Dana Nasabah atas nama kita pribadi, hingga dana kita benar2 aman dan tidak bisa dibawa kabur oleh pihak ketiga.

Hanya dalam waktu maksimal 10 hari kerja maka rekening kita sudah aktif dan kita sudah dapat melakukan transaksi jual beli di Bursa Efek Indonesia.
Dengan begitu mudah dan terjangkaunya saham untuk dapat ditransaksikan, maka berinvestasi di saham bukanlah sesuatu yang mesti ditakuti lagi, apalagi dengan imbal hasil yang jauh di atas inflasi maka investasi di saham adalah sebuah alternatif yang patut dipertimbangkan. 

Ingin membuka rekening saham? sangat mudah silahkan klik disini

No comments:

Post a Comment