Saturday, June 28, 2014

Lima Hal Yang Harus Dihindari Dalam Trading

Ternyata bukan cuma orang yang berpenyakit saja yang punya pantangan, orang sehat pun khususnya para trader punya pantangan yang harus di jalani.
Ada 1001 cara untuk membumi hanguskan account anda pada saat trading, ini 5 Pantangan yang harus anda hindari jika ingin selamat:

1.  Memperlakukan trading saham sebagai judi.  


Judi adalah tebak tebakan, syukur-syukur kita benar, judi apapun itu, judi bola, judi kartu, judi angka, judi dadu semuanya tebak-tebakan.  Jika anda trading saham hanya dengan menebak-nebak Beli saham A atau B, maka dijamin 100% ludes uang anda.  Untuk menghindari selalu mempunyai disiplin untuk menganalisa teknikal anda serta fundamental yang terjadi diluar sana.  Dengan anda melakukan analisa dan mempunyai perencanaan trading yang baik, maka probabiltas anda untuk menghasilkan keuntungan akan meningkat jauh.  


 2.  Terlalu yakin akan posisi yang anda masuki.  


Yakin itu baik, kita selalu diajari untuk percaya diri, tapi overconfidence atau percaya diri yang terlalu berlebihan akan membuat anda lupa daratan.  Harga saham pasti akan naik turun, jadi selalu tentukan target anda yang masuk akal sesuai dengan rencana trading anda dan sesuai dengan analisa yang sudah anda lakukan.  Suatu contoh, anda mendengar bahwa saham XXX akan naik harga nya, karena yakin akan hal itu terlalu berlebihan maka anda membeli saham tsb dan menahan posisi itu tanpa memperdulikan analisa anda dan keadaan fundamental ekonomi. Ternyata harga saham tsb terus turun hingga 50% dari harga awalnya, berarti anda telah berhasil mengurangi modal anda sebesar 50% karena terlalu yakin pada berita tsb tanpa menganalisa lebih lanjut.

3.  Tidak pernah CUT LOSS.  

CUT LOSS adalah keluar dari posisi  pada saat mengalami kerugian.  Masih berhubungan dengan poin no.2 diatas, jika anda termasuk orang-orang yang tidak pernah CUT LOSS maka anda pasti tergolong orang yang bernyali besar atau mungkin keturunan superman.  Bagi anda yang memiliki account super besar mungkin tidak melakukan cut loss pada saat salah posisi adalah hal yang masih bisa diterima, tapi jika anda pemain regular seperti kebanyakan trader yang ada, maka selamat, anda baru saja menggali kuburan untuk account anda.  Karena cepat atau lambat emosi, perasaan serta psikologis anda yang akan berperan untuk melihat kerugian yang semakin lama semakin besar.  Gunakan STOP LOSS untuk menjaga kekuatan dana anda  Akui jika anda memang salah membaca posisi dan tidak perlu malu kepada diri sendiri untuk mengakui apalagi malu sama orang lain.  Ingat, masih ada hari esok untuk melakukan trading.  There will always be another day to win a trade.

4.  Tidak pernah mau TAKE PROFIT.  

TAKE PROFIT adalah melepas posisi untuk mengambil keuntungan.  Ini tipe orang yang berkebalikan dari poin no.3. Kalau yang sebelumnya suka sekali menahan kerugian, kalau yang seperti ini suka sekali bahkan terlalu senang untuk untung sampai lupa diri.  Lupa bahwa harga akan selalu naik dan akan selalu turun, dan tidak pernah ada yang tahu pasti kemana arahnya.  Daripada untung tersebut hangus karena keserakahan kita sendiri, maka tentukan target keuntungan sampai batas mana yang anda sudah rencanakan dari awal.  Jika sedang untung dalam trading anda, maka jangan pernah terlena.

5. Tidak menggunakan alat bantu dengan bijaksana. 


 Alat bantu disini adalah seperti indicator, saran dari analis atau apapun itu hendaknya anda gunakan dengan bijaksana.  Banyak trader khususnya yang baru saja memulai mudah terbuai oleh iklan atau kata orang bahwa sebuah alat bantu itu pasti mendatangkan untung.  Ini yang terkadang menyesatkan, ingat bahwa harga dipengaruhi oleh supply dan demand serta sentimen pasar dan kita tidak akan pernah tahu pasti kemana harga akan bergerak.  Pilih alat bantu mana yang cocok dengan anda.  Jika anda mencoba sebuah indikator yang belum pernah anda gunakan, cobalah sampai anda benar-benar yakin 110% bahwa indikator itu cocok buat anda begitu pula dengan sistem, metode, afl atau apapun yang anda gunakan. 

Mudah-mudahan 5 hal ini cukup membantu para trader

Salam Cuan,

JD

 

No comments:

Post a Comment